Jam 4
Sekirannya tuhan menyadarkan
Tak langsung beranjak ,
Namun , sebentar untuk melayang
Mendengarkan ,
Sabda subuh di antara gema tanpa hambatan ...
Sayup sayup menjdi bermakna
Di antara ajalan dalam sebuah hikmah ...
Teriring salam di antara sisi sapa ...
Lalu memulai diri dengan bertanya
Bagaimana akan menelusuri hari
Bagaimana besok masih berbunyi
Waktu menghilangkan ngilu
Dingin menjadi hangat saat itu ,
Aku di antara sabda yang tertuju dalam candu
Menjadikan raga hangat dalam dekap semu .
No comments:
Post a Comment