Jauh didasar hati. Ku ukir nama Kawali
Sebuah kota kecil nan cantik dan penuh arti
Aroma humus berbaur wangi angin mengejuk hati
Gemericik ari selalu setia menyambut pagi
Jauh didasar jiwaku masih kukenang Kawali
Sekerat mimpi ku ukir bersama
Selaksa harap tertambat untuk selalu menjaga
Segenggam doa selalu terucap untuk selalu abadi
Kawali kini tinggal kenangan
Harapan yang tinggi tinggal penyesalan
Keanggunannya kini tinggal bualan
Kecantikannya tinggal rekaan
Meski telah berubah
Bersolek menata dan menyambut para tetamu
Aku tetap bangga lahir dan tumbuh bersama meraka
Mereka yang masih terlihat lugu seperti saat itu
Kini ku tinggalkan spearuh hatiku disana Kawali yang ku cinta
Dan kubawa separuh hatiku untuk menamniku berkelana
Di Lebakgedong yang penuh pesona meniti setapak demi setapak penuh rasa
Mencoba menjadi berguna untuk sesama
Meski aku hanya pengembara
Yang suatu saat bisa
Pergi dan datang tanpa harus diminta
Kota ku kini penuh cerita
Lebakgedong punya pesona Tak kalah indah jika dirasa
Membuat betah suasananya
Ku terduduk tatkala rintik hujan menerpa
Ku pandangi langit penuh butiran mutiara
Ku hela nafas begitu berat terasa
Ku penamkan mata untuk menikmati semua
Kawali-Lebakgedong penuh drama
Ku datang dan pergi tanpa rasa duka
Ku nikmati semua yang kau berikan
Ku syukuri tanpa ada beban
No comments:
Post a Comment