Friday, January 29, 2021

ELIKSIR PENANTIAN

 


 

Akar

Aku menyemai bibit luka

Kepada engkau yang tak semestinya

Aku memupuk belukar

Kepadamu yang tak jua mematri

 

Batang

Aku membangkit kokohnya batang

Agar tak goyah oleh semilir bayu

Nyatanya

Kau mematah hati yang rapuh

Mengabai rasa pada lembut derai nafas

 

Ranting

Terpatah-patah hatiku bak ranting jatuh terhempas usia

Kering, bersama gundah di kemarau bulan Juli

Dan kau masih pada pelukan ego

Bisu mengabai rasa

 

Daun.

Melambai sang angin memeluk tubuhnya Meluruh debu-debu. Nyatanya

Daun-daun jatuh di hamparan kenangan

Terhempas kata lupa

 

Bunga

Kubingkai masa lalu pada kelopak yang beranjak mekar

Agar benang sari tak mencari putik baru

Kubingkai rasa pada kuntum penantian

Agar rindu tetap terjaga

 

No comments:

SURAT TERBUKA UNTUK BUMI

turut berduka cita untuk bumi tak menegerti ini agenda seting manusia atauu ujian dari tuhan ... yang jelas lekas sembuh banyak hiikmah dari...