Akar
Aku menyemai bibit luka
Kepada engkau yang tak semestinya
Aku memupuk belukar
Kepadamu yang tak jua mematri
Batang
Aku membangkit kokohnya batang
Agar tak goyah oleh semilir bayu
Nyatanya
Kau mematah hati yang rapuh
Mengabai rasa pada lembut derai nafas
Ranting
Terpatah-patah hatiku bak ranting jatuh terhempas usia
Kering, bersama gundah di kemarau bulan Juli
Dan kau masih pada pelukan ego
Bisu mengabai rasa
Daun.
Melambai sang angin memeluk tubuhnya Meluruh debu-debu. Nyatanya
Daun-daun jatuh di hamparan kenangan
Terhempas kata lupa
Bunga
Kubingkai masa lalu pada kelopak yang beranjak mekar
Agar benang sari tak mencari putik baru
Kubingkai rasa pada kuntum penantian
Agar rindu tetap terjaga
No comments:
Post a Comment